Langsung ke konten utama

Pemanfaatan Sampah Untuk Lingkungan Yang Lebih Baik

    Sampah merupakan sebuah material sisa yang tidak diinginkan setelah nilai gunanya dirasa sudah tidak ada. Sampah biasanya dibuang setelah nilai gunanya dirasa sudah habis. Bagi masyarakat Indonesia, membuang sampah disembarang tempat merupakan hal yang biasa dan dapat dimaklumi, padahal hal tersebut sangat merugikan bukan hanya bagi dirinya, tetapi juga merugikan bagi orang lain bahkan lingkungan.    

    Menurut data yang saya peroleh, Indonesia merupakan negara penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia. Hal tersebut tentu bukan merupakan prestasi yang bagus, bahkan memalukan. Sampah yang biasa masyarakat kita buang ke sungai, biasanya berakhir di laut. Dan tentu hal ini dapat merusak ekosistem laut. Hal yang sangat merugikan, bukan? Maka dari itu, daripada sampah ini kita buang percuma, sebaiknya kita mainkan kreativitas kita dan olah sampah ini menjadi sesuatu yang memiliki nilai jual.

    Sebagai contoh, sampah botol plastik bisa kita ubah menjadi pot tanaman atau bahkan menjadi media untuk melakukan metode Hidroponik. Daripada kita membeli pipa paralon yang belum tentu aman karena mengandung senyawa timbal, lebih baik kita menggunakan botol plastik bekas yang sudah pasti bersih karena biasanya digunakan untuk menampung air minum manusia. Cukup dengan menyambungkan botol plastik ini dan membuat kerangkanya, maka anda sudah dapat melakukan cocok tanam dengan metode Hidroponik. Ataupun anda hanya ingin menggunakannya sebagai pot tanaman biasa juga bisa, tinggal potong bagian samping ataupun bagian atasnya, lalu diisi dengan tanah, dan jadilah sebuah pot tanaman.

    Untuk sampah seperti plastik kresek atau bekas bungkus makanan, sampah seperti ini bisa kita sulap menjadi berbagai macam hal, seperti tas dari plastik. Selain harga yang terjangkau, tas ini juga membantu kita dalam menjaga lingkungan dan tentu saja anti air. Bukan hal yang buruk bukan? 

    

Kerajinan dari sampah kertas

    Sampah kertas juga tidak kalah menarik, mereka bisa diolah menjadi sesuatu yang bernilai seperti keranjang baju, penutup lampu tidur, dan lainnya. Untuk pengolahannya pun cukup mudah, tinggal merendam kertas bekas di dalam air dan kemudian dicampur dengan pewarna alami seperti kunyit, sirih, pandan wangi dan lain sebagainya. Campuran ini akan menghasilkan kertas berbagi warna dan siap untuk digunakan, baik untuk kesenian atau hanya sekedar media menulis.

Kerajinan dari sampah kaleng
    Sampah kaleng pun juga bisa kita manfaatkan menjadi sesuatu yang lebih berguna. Dengan sedikit usaha makan akan menjadi sebuah karya cinderamata yang memiliki nilai jual yang cukup tinggi seperti gambar disamping. Semua contoh ini membuktikan bahwa dengan sedikit kreativitas, kita bisa mengubah sesuatu yang tadinya dianggap tidak bernilai menjadi sesuatu yang bernilai tinggi. Maka dari itu, jangan pernah membuang sampah kita yang dirasa bisa di olah menjadi sesuatu yang berguna ya. Kalau kalian malas mengolahnya, cukup bantu masyarakat dan lingkungan dengan membuang sampah kalian ke tempat sampah 😀.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Motivation Letter : Memahami, Menerima, dan Menyayangi Diri Sendiri

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Perkenalkan, Saya Agung Jayawardana dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Jurusan Hubungan Internasional, Kelas E-1, Universitas Brawijaya. Kawan – kawan dan para pembaca sekalian gimana kabarnya ? Saya harap kawan – kawan selalu sehat ya, Amin. Setiap manusia, pasti memiliki kekurangan dan kelebihannya masing – masing. Kekurangan bukanlah halangan bagi diri kita untuk menjadi manusia yang lebih baik. Kita bisa menutupi kekurangan kita dengan kelebihan kita. Jadikanlah kelebihan yang kita miliki sebagai sumber kekuatan utama kita agar dapat menjadi manusia terbaik versi diri kita sendiri. Kawan – kawan sekalian, untuk memahami, menerima, dan menyayangi diri sendiri memang hal yang sulit. Kebanyakan dari kita lebih mudah memahami orang lain dibanding diri sendiri, padahal yang tau diri kita hanya kita sendiri. Mengapa hal itu sangat sulit dilakukan ? Saya sendiri tidak tahu pasti jawabannya , karena yang bisa menemukan jawaban...

Kesehatan mental Bagi Generasi Z

     Sebelum kita membahas seputar Kesehatan Mental Bagi Generasi Z, kita akan membahas terlebih dahulu apa itu Kesehatan Mental.     Kesehatan Mental adalah keadaan dimana setiap individu berada dalam kondisi sejahtera, dan bisa mewujudkan potensi diri mereka sendiri. Seseorang yang memiliki mental yang sehat dapat mengelola stres kehidupan yang wajar, bekerja secara produktif dan menghasilkan, serta berperan dalam lingkungan sosialnya (WHO, 2015).     Berdasarkan  penelitian  American Psychological Association  (APA) tahun 2018 berjudul  “Stress in America: Generation Z” , anak muda usia 15 sampai 21 tahun adalah kelompok manusia dengan kondisi kesehatan mental paling buruk dibandingkan dengan generasi-generasi lainnya.     Generasi Z,  yaitu anak-anak muda yang berusia 15 dan 21 tahun, dilaporkan lebih rentan terkena gangguan mental   dari generasi lainnya. Kondisi ini tidak terlepas dari aktivitas politik, ke...