Assalamu'alaikum Warahmatullahi
Wabarakatuh.
Perkenalkan, Saya Agung Jayawardana dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Jurusan
Hubungan Internasional, Kelas E-1, Universitas Brawijaya. Kawan – kawan dan
para pembaca sekalian gimana kabarnya ? Saya harap kawan – kawan selalu sehat
ya, Amin.
Setiap manusia, pasti memiliki kekurangan dan kelebihannya masing – masing. Kekurangan bukanlah halangan bagi diri kita untuk menjadi manusia yang lebih baik. Kita bisa menutupi kekurangan kita dengan kelebihan kita. Jadikanlah kelebihan yang kita miliki sebagai sumber kekuatan utama kita agar dapat menjadi manusia terbaik versi diri kita sendiri.
Kawan – kawan sekalian, untuk memahami, menerima, dan menyayangi diri sendiri memang hal yang sulit. Kebanyakan dari kita lebih mudah memahami orang lain dibanding diri sendiri, padahal yang tau diri kita hanya kita sendiri. Mengapa hal itu sangat sulit dilakukan ? Saya sendiri tidak tahu pasti jawabannya, karena yang bisa menemukan jawabannya hanyalah diri kalian sendiri.
Pada kesempatan kali
ini, saya akan membagikan pengalaman saya tentang bagaimana saya bisa memahami,
menerima, dan menyayangi diri sendiri versi saya.
Apa itu memahami diri
sendiri ?
Memahami diri sendiri merupakan kemampuan diri untuk menyadari perasaan emosi maupun fisik, reaksi kita terhadap sesuatu, kebiasaan kita, dan pikiran kita. Ketika kita mampu memahami tentang diri sendiri, maka kita juga akan mudah memahami orang lain. Cara saya untuk memahami diri sendiri adalah :
1. Kenali aktivitas favorit/hobi.
2. Mencari tahu kepandaian/keahlian.
3. Tidak takut berbeda.
4. Menghargai diri sendiri.
Dengan menerapkan empat poin di atas,
Insya Allah saya yakin kita bisa memahami diri kita sendiri. Karena empat poin
di atas dapat membantu kita mencari tahu apa yang diri kita mau.
Lalu, apa itu menerima diri sendiri ?
Menerima diri sendiri
merupakan kemampuan untuk menghargai setiap bagian dari diri kita. Banyak orang
kesulitan untuk menerima dan mensyukuri apa yang ada di dalam dirinya
dirinya. Kamu harus
menghargai sisi baik dirimu sendiri maupun kekurangan yang perlu kamu perbaiki,
dan mensyukurinya sebagai pemberian Sang Pencipta. Padahal menerima
diri sendiri dapat menjadi
obat bagi mereka yang kurang percaya diri. Saya memiliki beberapa cara agar saya dapat menerima
diri sendiri.
1.
Kenali kelebihan dalam diri saya.
2.
Kenali kekurangan dalam diri saya.
3.
Jangan hiraukan apa yang orang katakana.
4.
Jangan pernah bandingkan diri sendiri dengan orang lain.
5.
Selalu bersyukur.
Dengan menerapkan
lima poin di atas, Insya Allah saya yakin saya dapat memahami diri saya
sendiri.
Lalu yang
terakhir ada menyayangi diri sendiri. Sebelum kita menyayangi orang lain, ada baiknya
kita menyayangi diri kita sendiri. Menyayangi diri sendiri adalah hal mendasar
dalam kehidupan, namun sebagian dari kita mungkin lupa untuk melakukannya.
Dengan menyayangi diri, kita mampu menghibur diri saat terjadi
kegagalan atau menyadari ada kekurangan dalam diri. Kita bisa melihat diri
sendiri secara utuh dan jelas. Kita juga menjadi lebih baik dalam menerima
kenyataan bahwa ada beberapa hal yang tidak sesuai dengan imej yang selama ini
kita bangun untuk orang lain.
Sebenarnya,
ada banyak cara untuk menyayangi diri sendiri. Tetapi, sebelum kita bisa
menyayangi diri sendiri, tentunya kita harus bisa memahami dan menerima diri
kita sendiri. Jika kita sudah bisa memahami dan menerima diri kita sendiri,
maka menyayangi diri kita sendiri adalah hal yang mudah. Untuk saya, cara saya
menyayangi diri sendiri adalah dengan melakukan aktivitas yang saya sukai,
seperti bermain game, dan menonton anime.
Tanpa
mengenali diri sendiri, kita tidak bisa menerima diri sendiri, dan tanpa
keduanya, kita tidak bisa menyayangi diri sendiri. Sekian dari Saya, kurang
lebihnya mohon maaf. Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Komentar
Posting Komentar